Sisi Lain Arab Saudi: Pohon Soekarno Ubah Gersang Menjadi Sejuk: Pohon Soekarno Pd Arafah Pada puncak haji mendatang,jamaah akan dikumpulkan di Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf. Mendengar nama Padang Arafah,terbayang hamparan
pasir luas yang gersang,tandus,dan mungkin tidak ada kehidupan di sana.
Namun,bayangan itu pupus seketika
saat melihat kondisi nyata Padang Arafah.Padang yang mayoritas tersusun
dari pasir dan bebatuan itu tidak lagi tandus,gersang,dan kering.Bukan
seperti padang pasir pada umumnya di jazirah Arab.Padang Arafah justru
ditumbuhi pohon-pohon besar nan rimbun.
Perubahan Padang Arafah
ini tidak terlepas dari jasa Presiden RI pertama Soekarno. Saat menjadi
presiden RI,Soekarno pernah menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.Saat
itu,Soekarno sempat membawa bibit pohon mimba atau imba atau imbo.Bibit
itulah yang kemudian Soekarno tanam di salah satu bidang lokasi wukuf,
yakni Padang Arafah. Pohon Soekarno.
Pohon yang di Indonesia
dikenal sebagai pohon mimba,pohon imba, atau pohon imbo itu kini kian
rimbun menghijau.Sebagai orang berpengaruh di kawasan negara-negara
nonblok saat itu,Bung Karno pun dengan mudah menawarkan ide penanaman
pohon ini kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang dikenal keras dan
teguh dalam berpendirian.
Pemerintah Arab Saudi pun akhirnya
menyetujui ide Bung Karno untuk “menghijaukan” Padang Arafah. Ribuan
bibit pohon mimba pun akhirnya dikirim dari Tanah Air.Tidak berhenti di
situ,Bung Karno juga mengirimkan ahli tanaman dari Indonesia untuk
mengembangbiakkan tanaman yang memang cocok tumbuh di daerah tandus ini.
Atas jasa Bung Karno,masyarakat Arab Saudi pun akhirnya memberikan
julukan pohon-pohon itu dengan nama “pohon Soekarno”.
Kini,pohon
Soekarno tumbuh rimbun di berbagai sudut kota di Arab Saudi.Baik di
Mekkah,Madinah maupun Jeddah.Tidak terkecuali di Padang Arafah yang
sejak dulu memang terkenal gersang,panas,dan tandus. Khusus di
Arafah,pohon Soekarno ini telah memenuhi sebagian besar kawasan dengan
luas 5,5 x 3,5 kilometer persegi tersebut.
Pohon Soekarno yang
ada di Arafah kini sudah memiliki tinggi rata-rata 2–3 meter.Pohon ini
berdiri di sepanjang jalan-jalan utama Padang Arafah.Pohon ini tumbuh di
lokasi-lokasi yang akan ditempati tenda-tenda jamaah haji dari seluruh
dunia untuk melaksanakan prosesi wukuf.
http://www.seputar-indonesia.com
...